Pendidikan

Hardiknas 2026, Ketua DPD PAN Pamekasan Farid: Pendidikan Adalah Kunci Transformasi Pamekasan

49
×

Hardiknas 2026, Ketua DPD PAN Pamekasan Farid: Pendidikan Adalah Kunci Transformasi Pamekasan

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026 menjadi perhatian khusus bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan. Ketua DPD PAN Pamekasan, Farid, menekankan bahwa pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam membangun daya saing masyarakat di era digital yang semakin kompetitif.
Dalam pernyataan resminya di kantor DPD PAN Pamekasan, Farid menyampaikan bahwa semangat Ki Hajar Dewantara dengan semboyan “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” tetap relevan, namun harus diiringi dengan adaptasi teknologi yang cepat.

Pendidikan Berbasis Karakter dan Literasi Digital

Farid menyoroti pentingnya keseimbangan antara penguatan karakter lokal Madura dengan penguasaan literasi digital bagi generasi muda di Pamekasan.

“Kita tidak boleh hanya mencetak sarjana, tapi kita harus mencetak generasi yang memiliki ‘adab’ dan ‘skill’. Di tahun 2026 ini, tantangan global semakin nyata. Anak didik kita di Pamekasan harus mampu menguasai teknologi tanpa kehilangan identitas kesantunannya,” ujar Farid.

Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan

Selain soal kurikulum, Farid juga memberikan catatan mengenai pentingnya pemerataan fasilitas pendidikan di wilayah Pamekasan, terutama di area pelosok. Menurutnya, akses pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap anak bangsa tanpa terkecuali.
Beberapa poin utama yang ditekankan oleh Ketua DPD PAN Pamekasan antara lain:

  • Peningkatan Kesejahteraan Guru: Memberikan apresiasi lebih bagi guru honorer yang menjadi ujung tombak pendidikan di desa-desa.
  • Beasiswa Daerah: Mendorong pemerintah daerah untuk memperluas akses beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
  • Infrastruktur Digital Sekolah: Memastikan setiap sekolah di Pamekasan memiliki akses internet dan perangkat pendukung pembelajaran yang memadai.

Harapan untuk Masa Depan

Menutup pernyataannya, Farid mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, hingga pemerintah, untuk berkolaborasi secara aktif.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Apa yang kita tanam hari ini melalui kualitas belajar-mengajar di sekolah-sekolah kita, itulah yang akan dipanen Pamekasan sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026, mari bergerak serentak mewujudkan pendidikan yang memajukan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *