
Kompetisi Serie A musim 2025/2026 resmi berakhir dengan penuh drama di giornata terakhir. Inter Milan sukses mengunci Scudetto ke-21 mereka setelah tampil konsisten sepanjang musim, sementara perebutan tiket Liga Champions dan zona degradasi berlangsung sengit hingga peluit akhir dibunyikan.
Klasemen Akhir Serie A 2025/2026
Pos Klub Poin
- Inter Milan 87
- Napoli 76
- AS Roma 73
- Como 1907 71
- AC Milan 70
- Juventus 68
Drama Giornata Terakhir
Inter Milan Resmi Scudetto
Inter tampil dominan sepanjang musim dan memastikan gelar juara bahkan sebelum pekan terakhir dimainkan. Pasukan Cristian Chivu tampil tajam dengan lini serang terbaik di liga dan pertahanan paling stabil musim ini. Lautaro Martinez kembali menjadi simbol kekuatan Nerazzurri dengan kontribusi gol penting sepanjang musim.
Napoli Gagal Mengejar
Napoli sempat memberikan tekanan besar kepada Inter di paruh musim kedua. Tim asuhan Antonio Conte beberapa kali memangkas jarak poin, namun kehilangan momentum di pekan-pekan krusial membuat mereka harus puas finis sebagai runner-up. Setelah musim berakhir, Conte bahkan mengumumkan hengkang dari Napoli.
Kejutan Besar Como 1907
Cerita paling mengejutkan datang dari Como 1907. Klub yang dilatih Cesc Fabregas berhasil menembus empat besar dan mengamankan tiket Liga Champions secara dramatis. Como mengalahkan pesaing langsung di pekan terakhir ketika AC Milan dan Juventus gagal tampil konsisten.
AC Milan dan Juventus Gigit Jari
AC Milan harus menerima kenyataan pahit finis di luar zona Liga Champions meski sempat bersaing di papan atas hampir sepanjang musim. Sementara Juventus kembali tampil inkonsisten dan kehilangan poin penting di momen-momen penentuan.
Perebutan Tiket Eropa
Empat tiket Liga Champions akhirnya menjadi milik:
Inter Milan
Napoli
AS Roma
Como 1907
Sedangkan AC Milan harus turun ke Liga Europa setelah gagal finis di empat besar.
Penutup
Musim 2025/2026 menjadi salah satu musim paling emosional dalam sejarah Serie A. Dominasi Inter, kebangkitan Como 1907, kegagalan Milan dan Juventus, hingga drama perpisahan Antonio Conte membuat giornata terakhir terasa seperti penutup sempurna bagi musim yang penuh kejutan.



